Kamis, 12 Juli 2018

Ciampea PAJAR = Tim Pemeliharan Jalan UPT Ciampea kembali melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang, dengan terlebih dahulu melakukan pembongkaran pada aspal yang rusak, dengan menggunakan alat Jackhammer, dan kemudian nantinya ditambal dengan menggunakan aspal hotmix.

Kegiatan pemeliharaan ini sudah nampak di kerjakan jULI 2018a dibeberapa ruas jalan di kecamatan Ciampea, Cibungbulang, Tenjolaya maupun Pamijahan Sudah berjalan yang di komandani oleh Inaf dilapangan 


Uceng Warga Gunung Bunder Dua” terimakasih atas perhatian pihak dinas Bina Marga jalan ke arah Wisata Gunung Salak Endah sudah mulai diperbaiki sehinnga saya sebagai pengguna jalan tidak harus banting stang motor saya kekanan maupun kekiri memilih jalan 

 Menurut kepala UPT Jalan dan Jembatan Ciampea Bondan pemeliharaan jalan adalah untuk mempertahankan kondisi jalan mantap sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya pada saat jalan tersebut selesai dibangun dan dioperasikan sampai dengan tercapainya umur rencana yang telah ditentukan

Lebih lanjut Bondan ginformasikan kepada masyarakat bahwa di kantor UPT kami telah menyediakan Kotak pengaduan penanganan Jalan dan Jembatan yang Rusak,Kotak pengaduan ini merupakan salah satu bentuk layanan kepada masyarakat untuk menamppung  keluhan tentang saran  prasaran jalan dan jembatan di wilayah UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV,Ciampea ,Agar informasi lengkap dan terkini dari masyarakat dapat direspond  oleh kami “ tandas Bomdan  =Kasdi W

Proyek peningkatan Jalan Tenjo Laya Mangkrak

BOGOR  – Mangkraknya proyek pembangunan yang kerap terjadi setiap tahunnya menjadi catatan bahwa penindakan sanksi terhadap pengusaha kontraktor yang nakal tidak berjalan, dan ini menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Bogor, yang menjadi surganya pengusaha-pengusaha nakal, menambah benang kusut kegagalan Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia dan berdampak pada besarnya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) di Kabupaten Bogor.
Hal tersebut diungkapkan oleh.Achmad Fauzi Frum Bhayangkara Indonesia “Ketidaktegasan pemerintah menjadi tanda tanya, ada apa dan kenapa? Seharusnya Bupati Bogor, Nurhayanti, bisa bertindak tegas, mem-blacklist para pengusaha yang bermasalah agar nanti bisa menjadi pembelajaran kepada para pengusaha lainnya
Menurut Fauzi, unsur pendukung pembangunan yaitu unsur pengusaha harus menjadi catatan yang harus dievaluasi, jangan sampai semua kegagalan program pembangunan tersebut dikarenakan ada campur tangan para pengusaha kapitalis, buah dari “kolaborasi 
“Banyaknya terlontar jual beli proyek, mungkin salah satu yang erat kaitannya, lemahnya pengawasan dari para wakil rakyat pun iakut menyempurnakan kolaborasi jahat tersebut,” lanjutnya.
Salah satu nya proyek peningkatan jalan di ruas Tenjolaya Gunung malang, proyek yang di danai senilai Rp 1.174.367.000,00 inipun pekerjaan yang seharus nya selsai 22 Juli 2018..sampai berita ini di turunkan baru  selsai berkisar 10 persen
Proyek yang hasil lelang nya di menangkan oleh CV. Reflia Fasya di duga pelaksanaan nya di jual belikan,, penyebab mangkraknya pembangunan karena adanya jual beli proyek, sehingga berimplikasi pada kualitas bangunan tersebut. “Terkait ketegasan sanksi denda, PPK harus memastikan dendanya agar masuk ke kasda bagi para pengusaha yang pekerjaannya molor,” tukasnya

Ciampea PAJAR  = Tim Pemeliharan Jalan UPT Ciampea kembali melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang, dengan terlebih dahulu melakukan ...